Kalimat singkat itu mungkin mewakili perasaan banyak orang yang menyaksikan perubahan bentang alam Siuna dari waktu ke waktu. Sebuah pengingat bahwa di balik posisi Indonesia sebagai raksasa nikel dunia, terdapat cerita-cerita lokal yang terus menuntut perhatian dan pengawasan agar pembangunan dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.(Alin)
