Kemudian, Mendagri juga menyampaikan, dengan seizin Menko Polhukam dirinya mendorong para kontestan yang berkontestasi dalam Pilkada Serentak 2020 agar membuat Pakta Integritas. Memang selama ini, sambung Mendagri, Pakta Integritas sudah dilakukan dalam setiap perhelatan demokrasi tersebut. Namun, hal itu hanya memuat seputar komitmen untuk mewujudkan Pilkada aman dan damai. Sedangkan saat ini dibutuhkan Pakta Integritas yang melebihi komitmen itu, yakni bagaimana mengejawantahkan Pilkada yang sekaligus patuh terhadap protokol Covid-19. โKomitmen ini menjadi penting, (karena) ini upaya mencegah,โ imbuh Mendagri.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga meminta bantuan media massa untuk menyosialisasikan Peraturan KPU yang berkenaan dengan protokol kesehatan, khususnya PKPU Nomor 10 Tahun 2020 yang telah diundangkan pada 1 September 2020 lalu. Dirinya berharap para kontestan dan masyarakat pemilih benar-benar mendapat informasi dan edukasi yang maksimal untuk menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dalam setiap tahapan Pilkada, mulai dari kampanye hingga pada saat pemungutan suara.
