“Kepala daerah ini bukan hanya sebagai birokrat, bukan hanya sebagai pejabat politik, tapi dia adalah harus memiliki kemampuan kewirausahaan, karena tujuan otonomi daerah itu adalah ujungnya kemandirian fiskal,” tuturnya.
Kemandirian fiskal ditandai dengan PAD yang lebih besar daripada transfer pemerintah pusat. Kabupaten Banggai, sebut Mendagri, memiliki potensi luar biasa untuk meningkatkan PAD. Terdapat berbagai sektor yang bisa dikembangkan, bahkan di tengah situasi pandemi Covid-19. Beberapa di antaranya pemanfaatan sektor pangan, sektor pertambangan, sektor minyak dan gas, juga sektor kelautan.
Selain itu pemerintah daerah setempat juga perlu membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di Kabupaten Banggai untuk memajukan sendiri daerahnya ketika para investor berdatangan. “Kita harapkan CEO-nya, direktur utamanya itu ada putra asli. Nah itu kita harapkan betul seperti itu,” harap Mendagri. (*/PK)
