Berita Utama

Membangun Banggai Laut (1)

Apalagi pemerintah pusat memberikan sinyal akan misi itu. Dalam seminar bertema Roadmap Pembangunan Industri Perikanan Nasional tahun 2020โ€”2024, di Wisma Elang Laut di Jakarta, Rabu (31/7/2019), Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono, menyatakan produksi perikanan tangkap saja belum mampu mencukupi kebutuhan secara nasional.
โ€œDalam pengolahan ikan, kita tidak hanya makan ikan, tetapi kita bisa olah menjadi tepung, yang tidak hilang gizi ikannya. Sebagai contoh di Kepulauan Seribu sudah ada inovasi pengolahan tepung ikan, yang biaya untuk bahan bakunya terjangkau,โ€ papar Agung.
Agung juga menyatakan, infrastruktur seperti listrik harus terus ditingkatkan di daerah-daerah yang memiliki potensi kemaritiman. โ€œSebagai contoh cold storage yang dibangun, dirasakan belum mencukupi. Jika belum, ini masalah besar. Membuat cold storage harus ada listriknya. Apakah di daerah terpencil ada listrik? ada air bersihnya?โ€ jelas dia.
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa telah memberikan gambaran bagi Kabupaten Banggai Laut bahwa program pengembangan perekonomian di sektor perikanan sangat terbuka lebar dengn dukungan penuh dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenko Marves.
Karena itu, pengembangan inovasi terhadap industri perikanan di Kabupaten Banggai Laut juga harus terus digulirkan menjadi program kongkret. Dengan dukungan Kemen Marves, fokus terhadap pengembangan industri perikanan bukanlah hal mustahil untuk dilakukan.(*)

Bagikan: