Berita Utama

Kopnel Kumala Benggawi Monondok Apresiasi Kinerja Polairud dan PSDKP

Dengan adanya penangkapan pelaku Destruktif fishing (DF), dirinya berharap,
Pihak eksekutif dan legislatif harus merumuskan produk regulasi daerah dengan serius mengarahkan kebijakannya untuk kesejateraan nelayan. Karna potensi perikanan dan kelautan Banggai Laut begitu besar tapi nelayan masih jauh dari kata sejahtera. Apalagi, Kabupaten Banggai Laut akan dijadikan industri halal perikanan.
“Tentunya suatu kebanggaan bagi masyarakat nelayan kita, industri halal perikanan hadir di Banggai Laut. Tetapi juga harus ada jaminan kesejahteraan nelayan kita. Jangan sampai industri halal perikanan hadir ikan di Banggai Laut habis karna di bom,” terang Adhi.
“Jadi eksekutif dan legislatif harus mampu melahirkan regulasi daerah untuk menjerat pelaku ilegal fishing,” tambahnya.

Adhi Phut juga berharap, pelaku kejahatan di laut ini tidak hanya mendapat sanksi hukuman pidana tapi mendapat sanksi sosial di masyarakat mestinya. Karna kejahatan di laut merupakan kejahatan luar biasa yang berkaitan dengan kelangsungan hidup orang banyak. “Pembom ikan di laut ini distatuskan sebagai TERORIS LAUT melalui Perda hingga ada efek jerah pelaku,” tegasnya. (IK)

Bagikan: