Berita Utama

Kisah Seorang Pengusaha dari Luwuk yang Menukar Tiga Juta Dolar untuk Indonesia

Pada masa ketika setiap dollar terasa begitu berharga, Murad Husain justru melepas seluruh simpanan valasnya ke pasar. Langkah tersebut bukan sekadar transaksi bisnis. Di tengah suasana psikologis yang diliputi ketidakpastian, tindakan itu mengirimkan pesan bahwa masih ada pelaku usaha yang percaya pada masa depan rupiah dan masa depan Indonesia.

Yang menarik, tindakan tersebut dilakukan jauh dari Jakarta.

Bukan dari kawasan Sudirman.

Bukan dari Bursa Efek.

Bukan dari kantor-kantor konglomerasi nasional.

Melainkan dari Luwuk, kota yang saat itu bahkan jarang masuk dalam percakapan ekonomi nasional.

Di situlah letak maknanya.

Kadang-kadang, nasionalisme justru tumbuh paling kuat di tempat-tempat yang jauh dari pusat perhatian.

Dalam berbagai cerita yang beredar pada masa itu, langkah Murad Husain bahkan disebut melampaui tindakan sejumlah pengusaha besar nasional yang turut membantu menstabilkan pasar valuta asing.

Namun yang membuat kisah ini tetap hidup bukan semata karena besarnya angka tiga juta dollar AS.

Nilai sesungguhnya terletak pada konteks waktu ketika keputusan itu diambil.

Saat semua orang sedang takut.

Saat ketidakpastian menguasai pasar.

Saat menyimpan dollar adalah pilihan yang dianggap paling aman.

Murad Husain memilih melakukan hal yang sebaliknya.

Bagikan: