Peristiwa

Kapolda Kerahkan 480 Personel TNI-Polri, Wagub Reny Jenguk Korban Bentrokan Nunu-Anoa

Bentrokan susulan tercatat terjadi pada 6 Agustus dan 4 September 2026. Situasi kembali memanas pada Rabu (28/10/2026), ketika warga dari kedua kelompok terlibat aksi saling serang.

Insiden terbaru berlangsung dalam dua gelombang, yakni sekitar pukul 03.00 WITA dan kembali memanas pada sore hari sekitar pukul 17.00 WITA. Dalam sejumlah bentrokan, massa dilaporkan menggunakan batu, petasan, busur panah, senjata tajam, hingga senapan angin yang dimodifikasi.

Akibat bentrokan terbaru, satu warga dari kelompok Anoa dilaporkan meninggal dunia. Beberapa warga lainnya mengalami luka pada bagian kaki dan lengan. Selain itu, satu warung nasi goreng milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut terbakar.

Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena mengakui situasi sempat sulit dikendalikan karena jumlah massa yang terlibat jauh lebih banyak dibandingkan personel yang berada di lokasi. โ€œKita mundur sudah tidak bisa karena jumlah kita kalah. Akhirnya ada satu meninggal, kemudian beberapa luka di kaki dan lengan,โ€ ujarnya di lokasi kejadian.

Bagikan: