BPBD Kabupaten Banggai melalui Kepala BPBD Moh. Rifai Mahiwa mengimbau masyarakat di wilayah terdampak, termasuk Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak ada keperluan mendesak.
Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama kelompok rentan yang lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali pada 13 Oktober 2026 mengeluarkan imbauan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan polutan.
Seluruh puskesmas di Kabupaten Morowali juga diminta meningkatkan pemantauan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan kesehatan lain yang berkaitan dengan paparan asap, termasuk kemungkinan dampak kabut asap kiriman dari Kalimantan.
Di media sosial, turut beredar informasi mengenai imbauan agar siswa di Morowali melaksanakan pembelajaran secara daring. Namun, hingga berita ini disusun, informasi tersebut belum terverifikasi melalui keterangan resmi pemerintah daerah atau Dinas Pendidikan. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kebijakan belajar daring benar-benar diberlakukan.
