Konsep tersebut sangat sesuai dengan kondisi saat ini, dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan di tengah Pandemi Covid-19.
“Memang saat ini kondisi sedang sulit, namun kami yakin Pemerintah Daerah bisa melakukan terobosan penting untuk pencapaian kebutuhan pangan. KTNA akan bersinergi dengan Pemda dalam menyukseskan Program Satu Juta Satu Pekarangan,”ujarnya.
Menurutnya, pengembangan pangan pokok dan lokal tersebut dipastikan dapat diwujudkan di berbagai wilayah melalui pemanfaatan pekarangan. Sebab, Kabupaten Banggai memiliki potensi besar pangan lokalnya.
“Kita bangkitkan dan gerakkan lagi. Ada komoditas pangan lokal yang mudah ditanam di pekarangan,” jelasnya.
Iapun optimis, ditangan Irwanto Kulap, KTNA bisa berkembang. Menjadikan KTNA sebagai organisasi yang Profesional, wadah bagi petani dan nelayan yang merupakan profesi dominan di Kabupaten Banggai.
,”Mari Kita jadikan organisasi yang besar ini, sebagai organ yang dapat dirasakan keberadaannya oleh masyarakat khususnya petani dan Nelayan,”ujarnya.
Untuk itu tambah Michael, para penggiat KTNA bangkit telah sepakat untuk melaksanakan roda organisasi sesuai dengan AD/ART dan Program kerja.
