Oleh karena itu, aplikasi online ambulans dering dapat dijadikan tool penting untuk mengumpulkan informasi pencapaian SPM Ibu Hamil secara online oleh tenaga kesehatan di desa, puskesmas dan kabupaten.
โSehingga dapat memudahkan dalam hal identifikasi, pencatatan, pelaporan dan evaluasi pada setiap kehamilan ibu di Kabupaten Banggai dengan pemanfaatan teknologi informasi dan sistem yang memadai,” terangnya.
Bupati Banggai H.Amirudin, dalam sambutannya mengatakan, aplikasi tersebut, merupakan bagian dari upaya meningkatkatkan inovasi dan kreativitas Pemerintah Daerah dalam melakukan pelayanan publik.
Orang nomor satu di Banggai itupun mengingatkan kepada peserta yang hadir bahwa, menurunkan angka stunting bukan sekedar tanggung jawab tenaga kesehatan semata, tetapi seluruh masyarakat, termasuk seluruh jajaran perangkat daerah sesuai tanggung jawab dan tugasnya masing-masing.
“Ada 55 desa yang banyak keluarga kurang gizi dimana anak-anaknya berpotensi stunting, tolong dinas terkait untuk memaksimalkan program ayah dan ibu asu, dimana saya, pak wakil, sekda, asisten, staf ahli dan semua kepala-kepala OPD dilibatkan dalam program tersebut,” pinta Bupati. (DKF)
