Dengan penuh kebahagiaan, Ir. Andry Sehang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan negara. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh Perwira Zona 13, Pemerintah Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) , Pemerintah Desa, para mitra, para petani dan masyarakat di sekitar wilayah operasi.
“Alhamdulillah, hari ini kami sangat bahagia. Penghargaan ini adalah amanah sekaligus kebanggaan bagi kami semua. Saya memaknainya bukan sebagai pencapaian pribadi, melainkan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh perwira Zona 13, dukungan SKK Migas, Pemerintah Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) , Pemerintah Desa, para mitra, para petani dan masyarakat Banggai yang tumbuh bersama kami. Kebahagiaan ini milik kita bersama,” ujarnya.
Menurutnya, ACCU dan Bioferdom lahir dari keyakinan bahwa operasi energi dapat berjalan selaras dengan alam dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat.
“Kami percaya ketahanan energi dan ketahanan pangan bisa berjalan beriringan. Melalui ACCU, kami berupaya menekan emisi dan meningkatkan efisiensi energi di fasilitas operasi. Melalui Pupuk Bioferdom dan Sekolah Lapang, apa yang semula merupakan produk samping operasi kini menjadi pupuk yang menyuburkan lahan petani di Kayowa. Ketika petani tersenyum karena panennya membaik, di situlah kebahagiaan kami sebagai insan energi,” tuturnya.
