Menteri Keselamatan Online Inggris Kanishka Narayan mengatakan kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap perusahaan teknologi. Sementara itu, Menteri Teknologi Liz Kendall menilai pembatasan penggunaan media sosial pada malam hari dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan remaja.
Namun, usulan tersebut menuai beragam tanggapan. Sejumlah pemerhati keselamatan anak menilai aturan itu masih memiliki kelemahan karena fitur pembatasan dapat dinonaktifkan sendiri oleh pengguna. Selain itu, tidak ada pembatasan terhadap penggunaan Virtual Private Network (VPN) yang berpotensi digunakan untuk menghindari aturan tersebut.
Profesor Sonia Livingstone, pakar keselamatan digital anak, mengingatkan bahwa pembatasan akses pada malam hari dapat berdampak pada remaja yang sedang membutuhkan dukungan atau bantuan secara daring pada waktu-waktu tertentu. Sementara dari kalangan oposisi, Partai Konservatif mengkritik usulan tersebut dan menyebutnya belum tersusun secara menyeluruh.
