Iman Pampawa Tegaskan Proyek Pengaspalan Desa Boitan Tetap Diawasi PUPR, Bantah Isu Tanpa Pengawasan


BANGGAIPOST LUKTIM – Sorotan publik terkait tidak terlihatnya pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada proyek pengaspalan jalan di Desa Boitan, Kecamatan Luwuk Timur, akhirnya ditanggapi secara tegas oleh tokoh masyarakat Luwuk Timur, Iman Pampawa.

Iman Pampawa menegaskan bahwa anggapan proyek tersebut berjalan tanpa pengawasan adalah tidak benar dan menyesatkan. Ia memastikan seluruh tahapan pekerjaan tetap berada dalam kontrol serta pengawasan pihak PUPR sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.

“Perlu diluruskan, pengawasan itu ada dan berjalan. Tidak ada ketentuan yang mewajibkan pengawas PUPR berada di lokasi setiap saat. Pengawasan dilakukan secara berkala dan terjadwal,” tegas Iman Pampawa saat dimintai keterangan.

Menurutnya, pengawas PUPR turun langsung ke lapangan pada tahapan-tahapan penting, mulai dari pengecekan awal pekerjaan, pemeriksaan kualitas material, hingga evaluasi hasil pengaspalan. Sementara pelaksanaan pekerjaan harian menjadi tanggung jawab penyedia jasa yang tetap terikat kontrak dan spesifikasi teknis.

Iman juga menekankan bahwa apabila pelaksana proyek bekerja di luar ketentuan, pengawas PUPR memiliki kewenangan penuh untuk memberikan teguran keras, melakukan koreksi, bahkan menghentikan pekerjaan.

“Tidak ada toleransi jika pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Semua sudah diatur dan ada mekanisme sanksinya,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia meminta agar opini publik tidak dibangun hanya karena pengawas tidak terlihat di lokasi pada waktu tertentu. Menurutnya, asumsi semacam itu berpotensi menyesatkan dan merugikan pihak-pihak yang bekerja sesuai aturan.

Meski demikian, Iman mengakui bahwa pengawasan dari masyarakat tetap penting sebagai bentuk kontrol sosial. Namun ia menegaskan bahwa kritik seharusnya disampaikan berdasarkan fakta dan data, bukan dugaan semata.

Di akhir pernyataannya, tokoh yang dikenal aktif dan peduli terhadap pembangunan di Luwuk Timur itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Banggai serta Dinas PUPR dan dinas terkait lainnya yang selama ini terus memberikan perhatian terhadap pembangunan demi kelancaran dan kemajuan Kecamatan Luwuk Timur.

“Semua ini demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Camat Luwuk Timur saat melakukan monitoring proyek pengaspalan di Desa Boitan menyampaikan bahwa dirinya tidak mendapati pengawas PUPR berada di lokasi pekerjaan. Hal tersebut kemudian memicu perhatian dan pertanyaan publik terkait sistem pengawasan proyek tersebut.(Alin)