banner 728x250

Hanya Bisa Telan Ludah, Ratusan Honorer Lulusan SMA Tak Terakomodasi Pada Penerimaan PPPK 2023


BANGGAI POST, BALUT– Kelam nian nasib tenaga honorer yang hanya memiliki ijazah pendidikan SMA/Sederajat di Banggai Laut. Bagaimana tidak meski telah puluhan tahun mengabdi namun sampai saat ini tidak terakomodasi dalam penerimaan seleksi ASN PPPK.

Jumlah formasi yang hanya mengakomodir lulusan D3 dan S1 membuat para Honorer lulusan SMA hanya bisa telan ludah karena terbentur dengan ijazah, akibatnya honorer ini kesulitan untuk mendaftar PPPK Khususnya mereka yang saat ini masih berstatus THK-II yang diperkirakan mencapai ratusan orang, Padahal mereka telah berperan penting dalam pelaksanaan sejumlah tugas dan fungsi pemerintahan di Banggai Laut.

Perlu diketahui, Jumlah Honorer pada Pemerintah Kabupaten Banggai laut saat ini mencapai ribuan orang yang terdiri dari tenaga guru, kesehatan dan teknis (Administrasi).

Dari jumlah yang banyak itu, Honorer di Banggai Laut masih didominasi oleh lulusan SMA, diantara mereka berstatus honorer Eks THK-II yang terdaftar pada data base Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepada media, beberapa Honorer mengaku telah bekerja sejak tahun 2015 bahkan ada yang dari tahun 2005. “Sampai sekarang masih aktif, sudah 18 tahun bekerja tidak pernah putus” kata sumber.

Pemerintah Kabupaten Banggai Laut melalui Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia baru-baru ini telah mengumumkan formasi seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 sebanyak 757 Formasi yang terdiri dari 294 Formasi Guru, 322 Formasi Kesehatan dan 141 Formasi Teknis.

Dalam pengumuman tersebut, pada formasi Kategori Teknis rata-rata yang dibuka hanya mempersyaratkan lulusan D3 dan S1 saja, padahal di beberapa Daerah lain masih tersedia formasi khusus bagi mereka yang masih berpendidikan SMA, sayangnya mereka tidak bisa mendaftar pada kabupaten lain dikarenakan formasi itu khusus bagi mereka yang mengabdi pada instansi tempat formasi tersebut dibuka.

“Di Salakan, Luwuk dan daerah lain ada dibuka formasi untuk pendidikan SMA tapi di Banggai Laut tidak ada, atau mungkin mereka pikir disini sudah tidak ada honorer yang ijazah SMA makanya tidak dibuka Formasinya”, tambah sumber.

Pada kebijakannya, Pemerintah pusat memberikan afirmasi seperti yang tertuang dalam Keputusan MenPAN-RB Nomor 648 Tahun 2023 tentang Mekanisme Seleksi PPPK untuk Jabatan Fungsional Tahun Anggaran 2023 yang mana kriteria Kebutuhan khusus pada penerimaan PPPK tahun 2023 ini diutamakan bagi mereka yang berstatus THK-II yang terdaftar dalam pangkalan Data Base Eks THK-II pada Badan Kepegawaian Negara.

“Biar diutamakan tapi kalau tidak ada Formasi untuk apa, kalau di daerah lain mereka buka Formasi untuk Lulusan SMA, di Balut harusnya juga bisa dibuka”, timpal sumber.

Sementara itu, disisi lain mereka berkeinginan melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi namun masih terkendala dengan biaya.

Tidak terakomodirnya tenaga honorer berijazah SMA dalam formasi penerimaan PPPK banggai laut rupanya tidak menurunkan semangat mengabdikan diri untuk Banggai Laut. Harapan tak putus sampai jerat tersentak rantus, itulah yang menggambarkan semangat juang Honorer ini.

Karena itu mereka berharap Bupati Banggai Laut dapat memperjuangkan nasib mereka (THK-II) sehingga dapat terakomodasi pada penerimaan PPPK pada tahun berikutnya. (Tim).