BANGGAIPOST LUKTAR – Krisis air bersih melanda warga Kelurahan Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara. Hampir dua pekan terakhir, aliran air PDAM ke rumah-rumah warga dilaporkan tidak mengalir, tanpa penjelasan resmi yang jelas.
Kondisi ini memicu keresahan luas. Warga bukan hanya mengeluhkan terganggunya aktivitas harian, tetapi juga mempertanyakan keseriusan dan transparansi PDAM dalam menangani persoalan mendasar tersebut.
Di tengah ketiadaan informasi resmi, muncul dugaan kuat di kalangan warga bahwa macetnya aliran air bukan semata persoalan teknis. Perhatian warga justru tertuju pada proyek pembangunan kolam renang di kawasan GOR Kilongan.
Dugaan adanya pengalihan suplai air mencuat setelah unggahan salah satu warga di media sosial Facebook, akun Salsa Bela, yang secara terbuka mempertanyakan penyebab krisis air tersebut.
“Ini aer sebenarnya memang karena debit aer yang kurang atau karna dialihkan buat ba tampung akan aer kolam renang yang di GOR situ?” tulisnya.
Unggahan tersebut segera mendapat respons dari warga lain yang mengaku mengalami kondisi serupa, memperkuat dugaan bahwa gangguan air bersih terjadi secara merata di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti terhentinya distribusi air. Ketidakjelasan ini dinilai berpotensi memicu spekulasi dan ketidakpercayaan publik.
Warga mendesak PDAM dan pemerintah daerah untuk segera memberikan penjelasan terbuka, sekaligus memastikan hak dasar masyarakat atas air bersih tidak dikorbankan oleh kepentingan proyek tertentu.(Alin)












