Adapun aktivitas yang dikembangkan berupa pengolahan madu hutan, gula aren, getah pinus, kemiri, damar, dan penangkaran maleo.
“Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Tanaman-tanaman ini bukan hanya sebagai simbol penghijauan, tetapi investasi kita dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan upaya ini, kita berharap bisa mengoptimalkan menjaga kelestarian lingkungan,”tuturnya.
Turut hadir di kegiatan penyerahan Bibit yakni, Asisten Administrasi Umum Setda Banggai, Drs. H. Moh. Kamil, M.Si, Kepala KPH Toili Baturube, Kepala KPH Balantak, Kadis Pertanian, Kadis PU Provinsi Sulawesi Tengah, serta puluhan perwakilan Kelompok Tani Hutan Penerima Manfaat.(BP)
