“Saya semakin percaya diri bahwa Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027. Kompleks ini saja bisa memfasilitasi sekitar 22 cabang olahraga,”ucapnya.
Meski demikian, ia mengakui sejumlah infrastruktur pendukung, seperti akses jalan menuju lokasi, masih perlu pembenahan. Ia memastikan pemerintah provinsi akan melakukan pelebaran jalan serta pembangunan gerbang utama kawasan tersebut pada 2026, agar kawasan ini benar-benar menjadi sport center yang membanggakan daerah.
Ia menekankan bahwa pembangunan olahraga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Ia menyebut, kegiatan olahraga yang berkelanjutan dapat menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat kualitas hidup masyarakat.
“Olahraga bukan semata soal prestasi. Ini investasi sosial. Ketika lapangan olahraga hidup, pasar bergerak, dan rumah ibadah ramai, itu tanda masyarakat sehat, ekonomi berputar, dan kehidupan sosial berjalan baik,” katanya.
Beliau berharap turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet menembak potensial yang kelak mengharumkan nama Sulawesi Tengah di ajang nasional, termasuk PON 2028.
“Saya ucapkan selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan kejujuran,”pungkasnya. (*)
