Para ahli meteorologi memperkirakan kawasan tersebut akan kembali diterjang gelombang panas keempat sejak Mei pada pekan ini. Suhu di sejumlah wilayah diperkirakan kembali mencapai 40 derajat Celsius atau lebih, sehingga dikhawatirkan akan memperparah kebakaran yang masih berlangsung.
Sejumlah ilmuwan menyebut meningkatnya frekuensi gelombang panas ekstrem dalam beberapa tahun terakhir berkaitan dengan perubahan iklim yang dipicu emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil.
Dengan kondisi cuaca yang diperkirakan tetap panas dan kering, petugas pemadam kebakaran di Prancis dan Spanyol masih menghadapi tantangan besar untuk mencegah meluasnya bencana tersebut.(RBP)
Diadaptasi dan disusun ulang oleh banggaipost.com dari laporan The New York Times.
