BANGGAIPOST, LUKTAR – Kondisi gapura Desa Bunga yang berada di persimpangan jalan poros Pagimana–Balantak menjadi sorotan warga. Bangunan yang menjadi penanda sekaligus ikon desa tersebut dinilai sudah tidak layak dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah.
Warga menilai, selain tampak rusak, konstruksi gapura tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan. Apalagi letaknya berada di persimpangan strategis yang menjadi akses masuk menuju Kota Luwuk.
Salah seorang warga melalui unggahannya di media sosial menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai, di tengah gencarnya pembangunan fasilitas umum oleh pemerintah, kondisi gapura Desa Bunga justru terkesan luput dari perhatian.
“Saat ini pemerintah terus membangun berbagai fasilitas umum, namun gapura yang menjadi ikon desa dan berada di pintu masuk menuju Kota Luwuk justru terlihat rusak dan memprihatinkan,” tulis warga tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi bangunan yang sudah tidak layak tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, warga berharap pihak-pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan.
“Harapan kami, gapura ini bisa segera diperbaiki agar pembangunan benar-benar merata dan dirasakan hingga ke pelosok wilayah,” pungkasnya.(Alin)












