BANGGAIPOST โ Warga Desa Siuna kembali mengeluhkan dampak debu yang ditimbulkan dari aktivitas operasional perusahaan di sekitar permukiman. Debu beterbangan hampir setiap hari dan dinilai telah melewati batas kewajaran karena mengganggu aktivitas warga serta mengancam kesehatan masyarakat.
Menurut warga, debu berasal dari lalu lalang kendaraan berat pengangkut material milik perusahaan, terutama saat musim kemarau. Akibatnya, rumah warga, perabotan, hingga tanaman di sekitar permukiman tertutup debu tebal.
โSetiap hari kami harus menyapu dan membersihkan rumah berkali-kali. Kalau kendaraan perusahaan lewat, debunya luar biasa,โ ungkap salah satu warga Desa Siuna.
Tak hanya mengganggu kenyamanan, warga juga mengkhawatirkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan, khususnya bagi anak-anak dan lansia yang rentan mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup udara kotor secara terus-menerus.
Masyarakat mendesak agar pihak perusahaan tidak tutup mata dan segera mengambil langkah konkret. Warga meminta perusahaan melakukan penyiraman jalan secara rutin, membatasi kecepatan kendaraan berat, serta mengatur jam operasional agar tidak semakin memperparah kondisi lingkungan di sekitar permukiman.
โKalau aktivitas perusahaan tetap berjalan, kami minta ada tanggung jawab. Jangan warga hanya menerima dampak buruknya saja,โ tegas warga.
