Peristiwa

Tiga Nelayan Hilang Kontak di Perairan Pulau Tikus Ditemukan Selamat

Ketiga nelayan kemudian diserahkan kepada keluarga dalam kondisi selamat. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 00.20 WITA.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Luwuk, Polairud, pemerintah desa, serta masyarakat dan nelayan setempat.

Peralatan yang digunakan meliputi KN SAR Bhisma, kendaraan penyelamat, peralatan navigasi dan komunikasi, perlengkapan keselamatan air, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi.

Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan, dengan angin dari timur laut berkecepatan 10 knot dan tinggi gelombang berkisar 0,2–0,5 meter.

Basarnas Imbau Nelayan Perhatikan Cuaca

Kepala Basarnas Pos Luwuk sekaligus Komandan Pos SAR Luwuk, Liberatus Fangohoi, S.H., mengimbau para nelayan agar memeriksa kondisi cuaca dan gelombang sebelum melaut.

“Apabila hendak melaut, sebaiknya terlebih dahulu melihat kondisi cuaca dan gelombang. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan diri dari berbagai kemungkinan yang tidak dapat diperkirakan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kesiapan dan kewaspadaan sebelum melaut penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut.

Bagikan: