“Tanaman dan obat hama hanya sekali diterima di awal, setelah itu tidak ada lagi bantuan sejenis. Tidak ada juga pendampingan dari instansi terkait. Saat ini rica tinggal beberapa pohon, tomat sudah mati semua,”ucapnya.
Iapun menginformasikan, hasil dari tanaman pekarangan itu, hanya bisa digunakan untuk konsumsi rumah tangga, tidak pernah di jual.
“Cuma di pakai untuk di dapur. Bagaimana mo ba jual kalau yang lain sudah mati,”terangnya.
Kondisi ini sebut dia, di alami juga keluarga penerima bantuan lainnya.
“Hampir semua sama di sini khusus bantuan per KK, Tanaman rica tersisa hanya beberapa pohon. Tomat sudah mati,”pungkasnya. (NS)
