Berita Utama

Surat “Hadiah Indah” Sony Sonjaya ke Kepala BGN Baru, Apa Maksudnya?

Selain itu, penyidik juga menemukan dugaan mark up dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan BGN, antara lain pengadaan motor listrik, sepatu, tablet hingga televisi.

Ketiganya juga diduga mengintervensi proses penyusunan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sehingga pengadaan barang dan jasa tidak sesuai kebutuhan riil di lapangan dan berpotensi menimbulkan kerugian negara akibat penggelembungan harga.

Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari Sony Sonjaya mengenai maksud kalimat “hadiah indah” yang dituliskannya kepada Nanik S. Deyang.

Karena itu, surat singkat tersebut masih menjadi bahan perbincangan publik dan memunculkan berbagai spekulasi, terutama karena muncul di tengah proses hukum yang sedang berjalan terhadap sejumlah mantan petinggi BGN.(Rdk)

Bagikan: