Mantan pejabat kesehatan tertinggi Amerika Serikat, Anthony Fauci, menolak menjawab pertanyaan dalam sidang Senat AS yang membahas asal-usul pandemi Covid-19. Fauci memilih menggunakan haknya berdasarkan Amandemen Kelima Konstitusi Amerika Serikat karena khawatir keterangannya dapat digunakan untuk menuntutnya atas dugaan memberikan kesaksian palsu (perjury).
Dikutip dari BBC News, Fauci menyampaikan keputusan tersebut dalam sidang yang digelar pada Rabu (29/7). Di hadapan anggota Senat, mantan Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) itu mengaku berat mengambil keputusan tersebut, namun mengikuti saran dari tim kuasa hukumnya.
โMeskipun saya merasa sakit hati harus melakukan ini karena rasa hormat saya terhadap cabang legislatif pemerintah… atas saran pengacara saya, saya akan menggunakan hak saya berdasarkan Amandemen Kelima Konstitusi untuk menolak menjawab pertanyaan Anda,โ kata Fauci, seperti dikutip BBC News.
Ini merupakan kali pertama Fauci menolak memberikan kesaksian setelah lebih dari 250 kali tampil di hadapan Kongres selama puluhan tahun pengabdiannya di pemerintahan Amerika Serikat.
Sidang dipimpin Senator Rand Paul dari Partai Republik, yang selama bertahun-tahun menuduh Fauci menyesatkan Kongres terkait pendanaan pemerintah AS terhadap penelitian virus di Wuhan Institute of Virology, China.
