BANGGAIPOST, PAGIMANA – Rumah-rumah warga di Dusun I, Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, kembali diselimuti debu yang diduga berasal dari aktivitas kendaraan hauling PT Penta Dharma Karsa. Kondisi tersebut memicu protes warga yang mendesak perusahaan segera melakukan penyiraman jalan secara rutin untuk mengurangi dampak debu terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun BanggaiPost, puluhan warga berkumpul di tepi jalan hauling pada Kamis (2/7/2026) sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Mereka mengaku debu yang beterbangan setiap kali truk pengangkut material tambang melintas telah menjadi persoalan yang terus berulang, terutama saat musim kemarau.
Debu tidak hanya memenuhi badan jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga, menempel pada perabotan, mengotori jemuran pakaian, hingga menutupi tanaman di pekarangan.
“Debu ini sangat mengganggu. Setiap kendaraan lewat, rumah kami tertutup debu. Anak-anak susah bernapas, cucian kotor lagi, bahkan tanaman di sekitar rumah banyak yang layu,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, mereka tidak mempersoalkan keberadaan investasi maupun aktivitas perusahaan. Namun, perusahaan dinilai harus menjalankan tanggung jawabnya dengan meminimalkan dampak operasional terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar jalur hauling.
