JAKARTA, BANGGAIPOST.COM
Pemerintah merencanakan perekrutan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara bertahap mulai 2027 hingga 2029. Kebutuhan guru yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencapai 464.856 orang, dengan penugasan hasil rekrutmen pada 2027 dijadwalkan mulai 2028.
Rencana tersebut menjadi bagian dari penataan tenaga pendidik nasional, yang juga mencakup perubahan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu serta keberlanjutan pekerjaan bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN).
Mengacu pada pemberitaan DetikEdu, kebutuhan guru PNS itu menjadi salah satu dasar pemerintah merencanakan rekrutmen dalam tiga tahun berturut-turut. Meski demikian, pelaksanaan seleksi tetap bergantung pada penetapan formasi dan ketentuan teknis dari pemerintah.
Selain menyiapkan rekrutmen CPNS, pemerintah merencanakan perubahan status guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 2027.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan tunjangan guru dalam skema tersebut akan ditanggung pemerintah pusat. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah terhadap penataan status kepegawaian guru.
“Guru PPPK paruh waktu mulai tahun 2027 itu akan menjadi penuh waktu dan tentu saja tunjangannya semuanya akan dibayar oleh pemerintah pusat. Nah, ini yang juga menjadi komitmen baru dari Bapak Presiden,” ujarnya, dikutip dari DetikEdu.
