Gubernur juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat sektor pendidikan, termasuk mendorong program wajib belajar 13 tahun. Program ini diarahkan bisa untuk mengakomodasi pendidikan Madrasah Diniyah Awaliyah Alkhairaat sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
โKami sedang menggodok wajib belajar 13 tahun, agar Madrasah Diniyah Awaliyah bisa mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih baik. Pendidikan adalah tanggung jawab kita semua,โ tegasnya.
Gubernur turut mengapresiasi para guru yang telah mengabdi di Madrasah Diniyah Awaliyah dengan tulus dalam mendidik generasi bangsa, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menghidupkan kembali semangat pendidikan keagamaan.
โMari kita hidupkan kembali Madrasah Diniyah Awaliyah. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita melanjutkan cita-cita Guru Tua,โ tambahnya.
Peringatan Haul ke-58 ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, S.S., M.Si., Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, anggota DPR RI dapil Sulteng, Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Al Jufri, Ketua Umum PB Alkhairaat Dr. H.S. Mohsen Aliydrus, M.M., serta para habaib, ulama, Forkopimda, kepala daerah Kabupaten dan Kota, dan tokoh masyarakat lainnya.
