“Harusnya penyedia punya solusi. Ini anggaran besar, tapi hasilnya mengecewakan. Kami mendesak penjelasan dan tanggung jawab,” tukasnya.
Baca Juga: Merayakan Lima Tahun WTP Banggai Laut
Ia mengaku telah menyampaikan persoalan ini kepada Kepala Desa Uwedikan, Asri Pampawa, namun hingga kini belum mendapat tanggapan.
“Saya sudah hubungi Kades, tapi belum dijawab. Padahal pesan WhatsApp sudah dibaca. Kami yakin beliau tahu persis masalahnya,” kata Adnan.
Dikonfirmasi terpisah, hingga berita ini diterbitkan, Kades Uwedikan belum memberikan respons, meski pesan sudah centang dua dan dibaca. (Al)
