Berita Utama

Prabowo Tegaskan APBN Bukan Sekadar Angka: “Alat Perjuangan Bangsa”

Menurut Presiden, target tersebut disusun untuk menopang program prioritas nasional seperti ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, dan energi terbarukan.

Tegaskan Ekonomi Pancasila

Dalam bagian penting pidatonya, Prabowo kembali mengutip Pasal 33 UUD 1945 sebagai fondasi utama arah ekonomi nasional.

“Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan,” ujar Prabowo.

Ia menilai Indonesia tidak boleh meninggalkan jati diri ekonomi nasional yang berorientasi pada pemerataan dan kesejahteraan rakyat.

“Ini adalah cetak biru ekonomi kita. Manakala kita menyimpang dari cetak biru ini, jangan salahkan siapa-siapa kecuali diri kita sendiri,” katanya.

Prabowo juga menyinggung dampak penjajahan panjang yang menurutnya masih memengaruhi rasa percaya diri bangsa Indonesia dalam mengelola kekayaan alam sendiri.

Sentralisasi Ekspor SDA Mulai 1 Juni

Salah satu poin paling menyita perhatian pasar dan pelaku usaha adalah kebijakan sentralisasi ekspor komoditas sumber daya alam.

Presiden menyatakan mulai 1 Juni 2026, penjualan ekspor minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan ferroalloys wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia.

Bagikan: