Berita Utama

Peredaran Narkoba di Banggai Kian Mencemaskan

Masih pada periode yang sama, jajaran Polsek Bunta menggerebek rumah seorang warga berinisial AA (47) dan menemukan 14 paket sabu yang diduga siap diedarkan.

Deretan kasus tersebut memperlihatkan satu kenyataan yang sulit diabaikan: peredaran sabu tidak hanya berada di pusat kota, tetapi telah menjangkau kecamatan-kecamatan hingga wilayah pedesaan.

Jejak yang Berulang di Balantak Bersaudara

Dari sejumlah kasus yang terungkap, satu nama wilayah berulang kali muncul: Balantak Bersaudara.

Kasus RM dan SA sama-sama memiliki keterkaitan dengan kawasan tersebut. Sebelumnya, aparat juga pernah menangani perkara narkotika yang melibatkan warga maupun aparatur desa di wilayah yang sama.

Memang belum ada kesimpulan bahwa seluruh kasus tersebut berada dalam satu jaringan. Namun kemunculan berulang nama Balantak dalam berbagai pengungkapan menunjukkan bahwa wilayah ini menjadi salah satu titik perhatian aparat dalam peta peredaran narkotika di Banggai.

Secara geografis, kawasan Balantak memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi dengan konektivitas menuju sejumlah wilayah lain di Kabupaten Banggai. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan dan penindakan.

Karena itu, aparat sangat bergantung pada informasi masyarakat untuk mendeteksi aktivitas yang sulit terlihat dari permukaan.

Bagikan: