IKLAN
Iklan BanggaiPost
Berita Utama

Potensi Poros Tengah

Tetapi anak muda itu rupanya melihat sesuatu yang berbeda.

Menurutnya, justru karena dua kutub itu sama-sama kuat, ruang politik Banggai sedang menunggu lahirnya poros ketiga — sebuah poros tengah yang tidak dibangun dari sentimen anti-petahana maupun anti-Murad, melainkan dari gagasan pembangunan yang lebih luas.

“Sekarang orang melihat politik Banggai hanya dua warna,” katanya. “Padahal masyarakat tidak semuanya berada di salah satu kubu itu.”

Ia lalu menyebut sebuah nama: Gubernur Anwar Hafidz. Tentu saja saya paham maksudnya. Anwar bukan lah calon yang akan turun langsung di gelanggang Pilkada Banggai, melainkan sebagai simbol dan poros yang bisa menjadi titik temu. Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, Anwar dianggap bisa menjadi gerbong bagi kekuatan ketiga yang lebih luas

Saya terdiam beberapa detik. Bukan karena nama itu asing, melainkan karena bobotnya.

Bagikan: