Menurutnya, jawaban yang jelas atas berbagai pertanyaan tersebut dapat membantu menemukan akar persoalan dan menentukan langkah penyelesaian. “Jika itu semua terjawab dengan benar maka tidak sulit untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” tulisnya.
Persoalan tarif parkir juga masih menuai kritik dari sebagian warganet. Mereka mempertanyakan dasar penetapan tarif serta transparansi pengelolaannya di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Publik pun menantikan penjelasan mengenai status pengelola, mekanisme kerja sama, dan pengawasan operasional parkir. Keterangan resmi dari manajemen RSUD Luwuk dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan tersebut.
Di tengah polemik yang belum tuntas, perkenalan empat pejabat baru di RSUD Luwuk turut menjadi perhatian. Masyarakat menanti langkah manajemen dalam merespons keluhan yang selama ini disampaikan.
Desakan agar Bupati Banggai turun tangan menyelesaikan polemik parkir RSUD Luwuk telah berulang kali disuarakan warganet. Namun, hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi sorotan dan belum menemukan penyelesaian yang diharapkan masyarakat.
