Tidak hanya itu, Bupati juga meminta agar konsep rumusan program kerja yang dibahas, dibuat sederhana. Tidak melihat pada aspek keangkuhan internal, namun lebih melihat kebutuhan ummat secara universal.
Setelah rumusan program kerja ditetapkan, Pengurus Cabang NU Banggai segera menyampaikannya kepada Pemerintah Daerah.
“Hasil Muskercab jangan hanya jadi dokumen saja. Harus dikomunikasikan dengan Pemda, sehingga terjadi kolaborasi program dalam pemberdayaan Ummat. Sepertihanya upaya penurunan kemiskinan ekstrim. Data Bappenas, kemiskinan ekstrim di banggai sudah Zero. Namun faktanya masih ada,”ujar Mujiono.
“Mari kita niatkan bersama, melalui ikhtiar Muskercab PCNU Banggai dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT,”tutupnya.

Untuk diketahui, Muskercab PCNU Banggai yang dilaksanakan hari ini, Minggu (23/2/2025), di awali dengan diskusi panel, yang menghadirkan pemateri dari sejumlah OPD. Diantaranya Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Sosial Kabupaten Banggai.
“Harapannya dari dialog ini, akan melahirkan sebuah rekomendasi kerjasama program, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai,”tutur Ketua Tanfidziyah PCNU Banggai, Zulfan Kadim,S.Ag,.MH. (NS)
