Berita Utama

Pertumbuhan Ekonomi Nyaris Terendah, Pelantikan Eselon II Banggai Ikut Disorot


BANGGAIPOST, LUWUK โ€” Capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banggai yang berada di posisi kedua terbawah di Sulawesi Tengah mulai memantik reaksi publik. Di tengah kondisi itu, pelantikan pejabat eselon II ikut disorot dan dinilai belum tentu menjawab persoalan utama daerah.

Berdasarkan data 2025, pertumbuhan ekonomi Banggai hanya berada di angka 3,78 persen, menempatkannya di peringkat ke-12 dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Angka ini jauh tertinggal dari rata-rata provinsi yang mencapai 8,47 persen. Kontras mencolok terlihat di Kabupaten Morowali Utara yang mencatat pertumbuhan hingga 23,94 persen (triwulan II 2025), ditopang industri pengolahan nikel dan arus investasi besar.

Situasi ini memperkuat sorotan publik terhadap arah kebijakan daerah, termasuk dalam pengisian jabatan strategis.

Di media sosial, salah satu akun lokal Kota Luwuk menyuarakan kritik bahwa pelantikan pejabat seharusnya menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar rutinitas.

โ€œDengan kondisi ekonomi seperti ini, masyarakat tentu berharap yang dilantik benar-benar orang yang mampu bekerja, bukan sekadar mengisi jabatan,โ€ tulis warganet.

Publik juga mempertanyakan apakah pengisian jabatan dilakukan berbasis kompetensi dan kinerja, atau masih dipengaruhi kedekatan dan faktor politik.

Menanggapi kondisi tersebut, analis kebijakan Nadjamuddin Mointang sebelumnya menegaskan bahwa persoalan Banggai bukan pada besarnya anggaran, melainkan arah penggunaannya.

Bagikan: