Rifat kembali menegaskan bahwa GMNI lahir dari dari peleburan tiga organisasi yang yang memiliki asas Marhaenisme. “Sebagai organisasi kemahasiswaan yang menganut paham ajaran Bung Karno tentunya bukan berarti perjalanan GMNI baik – baik saja. Tetapi kita punya catatan sejarah kelam. Bagaimana kekejaman orde baru yang sangat otoriter dan Desokarnoisasi sehingga berimbas kepada senior – senior kita yang di represif dan di tangkap degan tuduhan sebagai komunis akan tetapi ini menjadi motivasi dalam mengerakan organisasi” Jelasnya.
DPC GMNI Luwuk Banggai juga berharap penyelenggara Pemilu bisa menjaga dan melindung hak konstititusi masyarakat Indonesia pada umumnya.(Hmp)
