Berita Utama

Pelayanan RSUD Luwuk Disorot, Aleg Gerindra: Faskes Lebih Penting Ketimbang Kolam Renang!

Herdiyanto Djiada

BANGGAIPOST.COM,Luwuk- Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk kembali mendapat sorotan. Pasalnya, layanan di rumah sakit pemerintah itu dinilai tak maksimal, hingga membuat pasien memilih pindah ke fasilitas kesehatan (Faskes) lain.

Hal ini menimpah salah satu  apatur sipil negara (ASN) yang menderita diabetes dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Harapan mendapatkan pelayanan maksimal dan ruangan sesuai kelas,  tak didapatnya. Pasien hanya mendapatkan ruangan kelas 3, padahal program JKN yang dibayarnya per bulan selama puluhan tahun adalah kelas 1.

Tak puas dengan layanan di RSUD Luwuk, pasien pun memilih pulang dan pindah ke RS Claire Medika. Namun di rumah sakit ini, pasien dicatat sebagai pasien umum dan harus membayar biaya perawatan puluhan juta.

Kasus pasien pindah faskes pun akhirnya sampai ke DPRD Kabupaten Banggai. Komisi III yang diketuai Suprapto memanggil semua pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Hadir dalam rapat dengar pendapat, Anggota DPRD Banggai dari fraksi Gerindra, Herdiyanto Djiada menyampaikan keprihatinan atas kasus tersebut.

“Kalau pelayanan kesehatan kepada masyarakat itu berjalan baik, persoalan seperti ini tidak akan muncul di DPRD,” ujar Herdiyanto Djiada, Rabu 24 September 2025.

Bagikan: