Kondisi bangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan Pasar Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, dipersoalkan pegiat media sosial Upik Laumarang.
Upik mempertanyakan kejelasan pembangunan fasilitas tersebut, terutama terkait kondisi bangunan yang menurutnya belum rampung meski telah menggunakan anggaran pemerintah.
“Ini konsep pembangunan tempat pemotongan hewan di Pasar Simpong. Bangunan ini belum selesai. Kalau anggarannya besar, pemerintah daerah wajib memberikan kejelasan,” ujar Upik.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Banggai menjelaskan progres pembangunan, nilai anggaran hingga target penyelesaian fasilitas tersebut.
“Torang sebagai masyarakat jadi bingung melihat pembangunan yang ada. Kase jelas kemari, kapan ini selesai dan bagaimana penggunaan anggarannya,” katanya.
Menurut Upik, foto yang beredar baru memperlihatkan sebagian kondisi bangunan. Ia menyebut akan menunjukkan keseluruhan bangunan agar masyarakat dapat melihat secara langsung kondisi fasilitas tersebut.
Menindaklanjuti sorotan tersebut, BANGGAIPOST melakukan penelusuran terhadap kondisi fisik bangunan serta informasi pembangunan RPH tersebut. Realitasnya, kondisi bangunan terlihat telah memiliki struktur beton dan rangka atap. Sejumlah jendela juga telah terpasang.
Namun, sejumlah bagian bangunan masih terlihat belum selesai. Di antaranya bukaan pada bagian depan, sejumlah bagian dinding dan lantai, serta akses masuk yang belum sepenuhnya tertata.
