“Kami juga berharap agar dalam penyusunan anggaran lebih memprioritaskan program kegiatan, urusan wajib dan lebih serius lagi dalam menekan lajunya kenaikan inflasi sesuai dengan keputusan mentri keuangan no 7 tahun 2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi,” terang Ancu sapaan akrab Syamsul F. Latif.
Selanjutnya, Fraksi Nasdem meminta pemda mengoptimalkan program yang prioritas sesuai dengan visi misi kepala daerah dalam hal Pemberdayaan. Sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Masyarakat.
Fraksi NasDem juga menyampaikan, proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2022 harus segera direalisasikan sebesar Rp. 34.344.611.702 yang telah ditetapkan bersama antara pihak Eksekutif dan Legislatif. Serta Rasionalisasi dan Efesiensikan anggaran untuk membayar kewajiban Daerah di akhir tahun 2022 ini.
Fraksi NasDem juga meminta kepada pemda untuk mempercepat penyerapan anggaran. Karna saat ini serapan anggaran baru berkisar 49 persen.
“Pemerintah daerah harus lebih fokus dalam penyerapan anggaran yang saat ini baru berkisar 49% baik Dana DAU, maupun Dana DAK,” tutup Ancu. (IK)
