Peristiwa

Musim Kemarau Berkepanjangan, Sungai di Desa Baya Luwuk Timur Mulai Mengering


LUWUK TIMUR, BANGGAIPOST.COM


Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan air di Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Sungai yang selama ini menjadi sumber air alternatif bagi warga kini mulai mengering.

Berdasarkan pantauan di lapangan, debit air sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga tersebut menyusut drastis. Kondisi ini membuat sungai tidak lagi bisa dimanfaatkan seperti biasanya, terutama untuk mencuci pakaian dan mandi saat pasokan air bersih desa mengalami gangguan.

Selain debit air yang menyusut, kondisi sungai juga tampak memprihatinkan. Sejumlah bagian aliran dipenuhi ranting, dedaunan gugur, serta hamparan lumut.

Salah seorang warga setempat, Utam, mengatakan kondisi tersebut menyulitkan masyarakat karena kehilangan sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

โ€œKalau air bersih di desa tidak mengalir, biasanya warga pergi ke sungai untuk mencuci dan mandi. Tapi sekarang kondisinya kering, kotor, dan berlumut, jadi tidak bisa digunakan lagi,โ€ ujar Utam, Minggu (11/10/2026).

Ia berharap hujan segera turun agar debit air sungai kembali normal dan dapat dimanfaatkan warga.

Bagikan: