Breaking News

Misteri Kredit Pra-Pensiun Rp340 Juta di Bank Sulteng Luwuk, Guru ASN Mengaku Tak Pernah Mengajukan

LUWUK, BANGGAIPOST.COM


Dugaan kejanggalan kredit pra-pensiun di Bank Sulteng Cabang Luwuk mencuat. Seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MP (60), yang dijadwalkan memasuki masa pensiun pada September 2026, mengaku tidak pernah mengajukan kredit pra-pensiun senilai sekitar Rp340 juta yang tercatat atas namanya.

Warga Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, itu mengaku baru mengetahui adanya kredit tersebut setelah melakukan pengecekan langsung ke Bank Sulteng Cabang Luwuk.

Persoalan ini terungkap ketika suami MP, MRP (61), hendak meminta cetak rekening koran untuk kebutuhan administrasi menjelang masa pensiun. Kredit pegawai reguler yang sebelumnya dimiliki pasangan tersebut diketahui akan berakhir sekitar dua bulan sebelum MP memasuki masa purna tugas.

Namun, saat memeriksa mutasi rekening, mereka justru menemukan adanya pencairan kredit pra-pensiun sekitar Rp340 juta, berikut riwayat penarikan tunai sekitar Rp43 juta.

“Kami tidak pernah mengajukan kredit tersebut seperti yang tertulis dalam brosur maupun formulir permohonan,” ujar MRP kepada wartawan.

Kecurigaan keluarga semakin kuat ketika MRP kembali mendatangi pihak bank untuk meminta salinan dokumen pengajuan kredit.

Menurut MRP, permintaan untuk memperoleh salinan fisik dokumen tersebut tidak diberikan. Ia mengaku hanya diperbolehkan memotret dokumen menggunakan telepon selulernya.

Bagikan: