Warga mendesak pemerintah daerah dan pihak PDAM agar segera mengambil langkah konkret, bukan sekadar janji tanpa realisasi.
“Ini bulan puasa, kami butuh air, bukan janji,” tegas salah satu warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian warga kini memilih membuat sumur bor di rumah masing-masing sebagai solusi darurat. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kelangkaan air yang berpotensi berkepanjangan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan air bersih di Kilongan bukan lagi sekadar gangguan sementara, melainkan krisis serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan cepat dari pihak terkait.
(Alin)
