Warga sekitar menyebut kondisi tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya rehabilitasi yang signifikan. Mereka berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai segera melakukan peninjauan dan mengalokasikan anggaran perbaikan.
“Kalau dibiarkan terus seperti ini, kami khawatir sewaktu-waktu bagian bangunan bisa roboh dan membahayakan siswa maupun guru,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, sekolah dasar sebagai fasilitas pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Karena itu, mereka meminta pemerintah tidak menunggu hingga terjadi insiden yang dapat mengancam keselamatan warga sekolah.
Rangkaian temuan kerusakan sekolah ini menjadi ironi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai yang akan dipusatkan dalam berbagai kegiatan seremonial. Di satu sisi, pemerintah menyiapkan perayaan yang meriah, sementara di sisi lain masih terdapat sekolah-sekolah yang membutuhkan rehabilitasi agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan layak.
Temuan-temuan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah agar pembangunan sektor pendidikan, khususnya rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, mendapat perhatian yang lebih besar dalam penyusunan prioritas anggaran.
