Longki di Tengah Konfigurasi Besar Politik Sulteng 2030
BANGGAIPOST.COM, PALU – Mundurnya Hadianto Rasyid dari Partai Hanura ternyata tidak hanya memunculkan spekulasi mengenai masa depan politik Wali Kota Palu tersebut. Peristiwa itu juga membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai arah politik Sulawesi Tengah menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2030.
Jika sebelumnya publik ramai membahas kemungkinan Hadianto bergabung dengan Gerindra atau peluang duet Anwar Hafid-Hadianto Rasyid, kini perhatian mulai mengarah kepada satu figur yang dinilai memiliki posisi strategis dalam seluruh konfigurasi tersebut: Longki Djanggola.
Mantan Gubernur Sulawesi Tengah dua periode itu dinilai berpotensi menjadi tokoh kunci yang menentukan arah pergerakan politik menjelang 2030. Bahkan dalam berbagai diskusi politik, Longki mulai disebut bukan sekadar sebagai king maker, tetapi juga berpotensi menjadi arsitek koalisi yang dapat menyatukan sejumlah figur besar dalam satu poros politik. Spekulasi mengenai peran Longki bermula dari isu kepindahan Hadianto Rasyid ke Partai Gerindra.
