Peristiwa

Kabut Asap Kepung Banggai, AQI Tembus 111: Udara Tak Lagi Aman bagi Kelompok Rentan

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit pernapasan termasuk kelompok yang perlu lebih berhati-hati. Mereka disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel halus. IQAir juga mencatat suhu sekitar 27 derajat Celsius, kelembapan 82 persen, dan kecepatan angin sekitar 8 kilometer per jam pada waktu pengamatan.

Data IQAir tersebut berasal dari model satelit, bukan pengukuran langsung menggunakan alat pemantau di permukaan. Karena itu, angka tersebut merupakan estimasi kualitas udara dan tidak dapat disamakan langsung dengan hasil pengukuran resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dari instansi pemerintah. Kenaikan AQI juga belum cukup untuk memastikan bahwa kabut asap karhutla merupakan satu-satunya penyebab memburuknya kualitas udara.

Untuk diketahui, nilai AQI 111 (PM2.5 39,6 ยตg/mยณ) dari IQAir bisa diterima sebagai indikasi bahwa kualitas udara sedang memburuk dan berisiko bagi kelompok sensitif. Namun redaksi tetap mengimbau untuk merujuk pada laporan pemerintah atau data BMKG atau hasil observasi lapangan yang dikonfirmasi pihak berwenang.

BPBD Keluarkan Imbauan

BPBD Kabupaten Banggai melalui Kepala BPBD Moh. Rifai Mahiwa mengimbau masyarakat di wilayah terdampak, termasuk Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak ada keperluan mendesak.

Bagikan: