Melalui Jumbara, gubernur berharap para peserta dan pengurus Palang Merah Indonesia se-Sulawesi Tengah dapat mempererat silaturahmi, memperkaya wawasan dan keterampilan anggota PMR yang tanggap dan cepat dalam memberikan pertolongan sesuai dengan semangat Tri Bakti PMR.
“Saya berharap, kegiatan ini bisa sukses, dan membentuk perilaku dan mindset anggota PMR yang integratif, sebab prinsip dasar ber-Palang Merah bukan untuk dipuji, tetapi membuktikan bahwa kekuatan hati lebih berharga dari sekadar materi,” ujar gubernur.

Untuk itu, sebagai organisasi yang dipandang penting dan dibutuhkan masyarakat, khususnya generasi muda di Sulawesi Tengah, Gubernur Rusdi mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dan bersinergi memajukan PMI maupun PMR.
Apresiasi atas pelaksanaan Jumbara juga disampaikan oleh Ketua PMI Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate. “Kami selaku pengurus provinsi merasa sangat berbahagia dan bangga sekali melihat persiapan yang dilakukan oleh panitia yang kemudian bisa menghadirkan acara yang begitu baik sampai dengan saat ini. Saya kira ini adalah contoh yang baik,” ujar Hidayat.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo. “Belum selesai, memang, tapi kita melihat tanda-tanda kesuksesan itu ketika upacara pembukaannya demikian meriah,” tutur Sasongko.
