Berita Utama

Juan Wijaya Tembus Nasional, Tamparan bagi Daerah yang Masih Abai Bangun Talenta Muda

“Prestasi anak muda bisa mengangkat nama daerah, memunculkan kebanggaan kolektif, memperkuat identitas daerah, bahkan menciptakan efek ekonomi melalui sport tourism dan industri kreatif,” paparnya.

Untuk membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan, Nadjamuddin mendorong pemerintah daerah mulai melakukan pemetaan bakat sejak usia sekolah, menghadirkan kompetisi rutin, menyediakan pusat latihan dan ruang kreativitas, hingga memastikan adanya beasiswa serta dukungan anggaran pembinaan.

Selain itu, ia menilai kolaborasi dengan komunitas, akademi, dan sektor swasta melalui program CSR juga perlu diperkuat, termasuk mengoptimalkan peran sekolah dan organisasi kepemudaan.

Di akhir keterangannya, Nadjamuddin turut mengkritik kebiasaan sejumlah pemangku kebijakan yang baru hadir memberi apresiasi ketika seorang anak daerah sudah viral atau sukses di tingkat nasional.

“Pemerintah harus hadir sejak awal proses, sejak mereka masih berkeringat di lapangan tanah, bukan hanya saat mereka sudah memegang piala,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Juan Wijaya membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang lahirnya prestasi. Yang menjadi pertanyaan besar hari ini adalah sejauh mana keberpihakan pemerintah daerah dalam membangun generasi mudanya sendiri.

“Sebab daerah yang besar bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi daerah yang mampu melahirkan manusia-manusia unggul dari tanahnya sendiri,” pungkasnya.(rdk/alin)

Bagikan: