Berita Utama

Jembatan Pokir Rp196 Juta di Bukit Mulya Mangkrak, Warga Minta Audit: Ada Jejak Proyek Lama Rp112 Juta

Warga menilai perlu ada penelusuran menyeluruh, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan proyek agar penggunaan anggaran daerah tidak berakhir menjadi bangunan mangkrak tanpa manfaat.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Banggai yang disebut sebagai pengusul Pokir proyek tersebut, Suharto Yinata, saat dikonfirmasi Banggaipost mengaku telah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi jembatan yang belum selesai tersebut.

Melalui pesan WhatsApp, Suharto menyampaikan bahwa dirinya juga telah menanyakan langsung kepada pihak kontraktor mengenai kondisi pekerjaan yang dinilai tidak rampung.

“Iya, saya juga sudah tanya ke pemborongnya kenapa pekerjaan hanya seperti itu. Katanya memang begitu karena anggarannya tidak cukup. Tapi saya belum tanya ke Dinas PUPR,” tulis Suharto dalam pesan yang diterima Banggaipost, Sabtu (14/3/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya masyarakat telah mengirimkan video kondisi jembatan tersebut kepadanya, dan informasi itu telah ia teruskan kepada pihak kontraktor untuk ditindaklanjuti.

Meski demikian, Suharto mengaku masih akan melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna mengetahui penyebab pasti proyek tersebut belum rampung.

Media ini akan terus melakukan penelusuran untuk memperoleh klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.(Alin)

Bagikan: