Captain Sadikin menambahkan bahwa, konektivitas ini telah terintegrasi dengan jaringan AirAsia Group, sehingga penumpang dari Luwuk, Palu, dan Kendari dapat terhubung melalui Makassar dan melanjutkan perjalanan internasional dengan layanan fly-thru menuju Kuala Lumpur. Dengan skema tersebut, masyarakat dari berbagai kota di Sulawesi memiliki akses yang lebih luas ke destinasi internasional dalam satu rangkaian penerbangan. Integrasi jaringan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi, sekaligus memperkuat pergerakan wisatawan nusantara melalui pilihan perjalanan yang lebih terhubung dan efisien.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke berbagai wilayah di Pulau Sulawesi menunjukkan angka yang signifikan. Di Sulawesi Selatan, perjalanan wisnus tercatat mencapai lebih dari 42,5 juta perjalanan, sementara di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 11,6 juta perjalanan, dan di Sulawesi Tenggara sekitar 13,3 juta perjalanan sepanjang periode yang sama. Angka-angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas wisatawan nusantara ke wilayah Sulawesi, menandakan potensi ekonomi dan pariwisata yang terus berkembang di kawasan ini serta pentingnya peningkatan konektivitas transportasi udara yang kini diperkuat oleh pembukaan rute baru Surabaya-Makassar.
