Berita Utama

Gubernur Sulteng Hadiri Pelepasan Burung Maleo, Bupati: Batui Kaya Akan Peradaban Budaya

Foto: Bagian Prokopim Setda Banggai

Terkait kegiatan pelepasan Burung Maleo, Bupati menjelaskan bahwa, ekosistem esensial, merupakan sistem penyangga kehidupan yang berupa ekosistem atau wilayah yang memiliki keunikan dan fungsi penting dari habitat serta jenis.

Ekosistem esensial dapat berupa ekosistem alami atau buatan, tentu saja ekosistem esensial penting dikelola karena keunikannya, kekayaan hayati didalamnya serta keterikatannya dengan ekosistem lainnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa, wilayah Kecamatan Batui merupakan wilayah yang kaya akan peradaban sejarah dan budaya. Berbagai macam ritual adat, dan salah satunya yaitu Upacara Ritual Adat Pengantaran (Mombowa) Tumpe (Telur Burung Maleo.red) sebagai implementasi amanah leluhur Masyarakat Adat Batui Ke Banggai Laut,”terangnya.

Oleh sebab itu sambung Bupati, Pelaksanaan Ritual Tumpe yang memberikan pesan sakral, agar dapat menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya, serta persaudaraan di antara Etnis Banggai, Saluan dan Balantak.

Sehingganya, tidak ada satupun kekuatan baik dari dalam, maupun dari luar, yang dapat mencerai beraikan tali persaudaraan yang telah di bangun oleh para leluhur selama ini.

Bagikan: