Berita Utama

Gas 3 Kg Langka dan Melonjak di Luwuk Utara, Warga Menjerit: “Bisa Tembus Rp100 Ribu”

Kenaikan harga gas memaksa mereka menaikkan harga jual demi menutup biaya produksi yang ikut melonjak. “Kalau gas sudah naik begini, kita tidak punya pilihan. Harga makanan pasti ikut naik. Misalnya nasi ayam dari Rp15 ribu bisa jadi Rp17 sampai Rp20 per porsi,” jelasnya. Warga khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, harga gas subsidi bisa semakin tidak terkendali.

“Kalau tidak disikapi cepat, bisa-bisa gas 3 kg ini tembus Rp100 ribu per tabung,” tegasnya. Selain itu, ia juga menyoroti dugaan penyalahgunaan gas subsidi oleh pihak yang tidak berhak.

Menurutnya, gas 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil justru diduga digunakan oleh oknum pengusaha besar dan kalangan mampu. “Ini gas subsidi, harusnya untuk masyarakat kecil. Jangan sampai dipakai orang berduit. Pemerintah harus turun tangan, lakukan sidak,” pungkasnya. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga yang semakin menekan kehidupan masyarakat.(Alin).

Bagikan: